Tugas Akhir D3 Farmasi
PEMBUATAN DAN UJI ORGANOLEPTIK SEDIAAN LULUR TRADISIONAL KAYA ANTIOKSIDAN DARI DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN TEPUNG BERAS KETAN HITAM (Oryza sativa var glutinosa) DENGAN PENAMBAHAN KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)
Lulur tradisional merupakan sediaan kosmetik berbahan dasar dari bahan alami segar atau bahan yang sudah dikeringkan dari sayur, buah-buahan dan dari limbahnya. Lulur memiliki fungsi mengangkat kotoran pada permukaan kulit. Daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami karena mengandung tannin, sedangkan tepung beras ketan hitam dan kulit jeruk nipis sebagai bahan tambahan lulur tradisional. Tujuan dari Penelitian ini adalah membuat sediaan lulur tradisional kaya antioksidan dari daun kelor dan tepung beras ketan hitam dengan penambahan kulit jeruk nipis. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan (action research). Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar uji organoleptik dan lembar uji kesukaan. Sediaan dibuat dengan 3 perbandingan formula masing-masing mengandung daun kelor 1,3 gram, tepung beras ketan hitam 2 gram serta penambahan kulit jeruk nipis 6 gram pada F1, kulit jeruk nipis 7 gram pada F2 dan kulit jeruk nipis 8 gram pada F3 dengan pengamatan suhu penyimpanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan secara organoleptik sediaan lulur tradisional daun kelor dan tepung beras ketan hitam dengan penambahan kulit jeruk nipis stabil selama 3 minggu penyimpanan. Dan hasil uji kesukaan ketiga formulasi, diperoleh F3 yang paling disukai dalam penyimpanan di suhu dingin dengan komposisi daun kelor 1,3 gram, tepung beras ketan hitam 2 gram dan kulit jeruk nipis 8 gram dalam uji organoleptik dan uji kesukaan dinyatakan formulasi yang baik.
Kata kunci : Daun kelor (Moringa oleifera), Tepung beras ketan hitam (Oryza sativa var glutinosa), Kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia), lulur tradisional, antioksidan.
No other version available