Skripsi S1 Ilmu Gizi
HUBUNGAN LAMA HARI RAWAT INAP TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI, ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN PADA PASIEN POSITIF DIET DI RSU HOLISTIC PURWAKARTA
Pendahuluan: Lama hari rawat inap yang terlalu panjang akan menimbulkan beberapa masalah, salah satunya adalah perubahan berat badan dan meningkatnya risiko malnutrisi, selain itu dapat juga mempengaruhi status gizi pasien yang disebabkan karena asupan makan yang kurang dari kebutuhan.
Tujuan: Mengetahui hubungan lama hari rawat inap terhadap perubahan status gizi, asupan energi dan protein pasien positif diet di RSU Holistic Purwakarta .
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional, dengan desain cross sectional. Data lama hari rawat inap diambil selama pasien masuk rumah sakit sampai keluar rumah sakit. Perubahan status gizi diambil dengan mengukur berat badan pasien dan tinggi badan pasien sedangkan untuk asupan energi dan protein menggunakan form food recall 3x24 jam selama menjalani rawat inap. Jumlah subjek 9 pasien yang menjalani terapi positif diet.
Hasil: lama hari rawat inap subjek yang 11 hari sebanyak 2 subjek (22,2%). Tidak ada perubahan status gizi yang signifikan. asupan energi pasien selama menjalani rawat inap cukup bervariatif. Asupan protein pasien selama perawatan berkisar antara 37,5% – 69,2%. Tidak terdapat Hubungan antara lama hari rawat dengan status gizi (p = 0,626). Tidak terdapat Hubungan antara lama hari rawat dengan asupan energi (p = 0,981). Tidak terdapat Hubungan antara lama hari rawat dengan asupan protein (p = 0,471).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan lama hari rawat inap terhadap status gizi, asupan energi dan protein.
Kata kunci: lama hari rawat inap, status gizi, asupan energi, asupan protein.
No other version available